Taklukkan Soal Penalaran Numerik Akademi Polri (AKPOL) Beserta Pembahasannya

icon

6 Februari 2025

Halo, calon Taruna Akademi Polri (AKPOL)! Salah satu tahap seleksi yang menjadi tantangan dalam tes penerimaan AKPOL adalah tes penalaran numerik. Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan Anda dalam memahami, menganalisis, dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan angka, pola, serta logika matematika. Jangan khawatir, stoodee bimbel masuk polri akan membahas tips, trik, dan contoh soal penalaran numerik beserta pembahasannya agar Anda siap menghadapi tes ini dengan percaya diri!

Apa Itu Soal Penalaran Numerik?

Soal penalaran numerik adalah jenis soal yang menguji kemampuan Anda dalam:

  1. Berhitung cepat (aritmatika dasar).
  2. Menganalisis pola angka.
  3. Menarik kesimpulan logis dari data numerik.
  4. Menyelesaikan masalah matematika dalam konteks tertentu.

Soal-soal ini sering muncul dalam tes seleksi AKPOL untuk mengukur kecerdasan numerik, ketelitian, dan kecepatan berpikir calon peserta.

Tips Mengerjakan Soal Penalaran Numerik

  1. Kuadratkan Kemampuan Aritmatika Dasar
    Pastikan Anda menguasai operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Latihan rutin akan meningkatkan kecepatan dan ketepatan Anda.
  2. Pahami Pola Angka
    Soal penalaran numerik sering melibatkan deret angka atau pola tertentu. Latih diri Anda untuk mengenali pola dengan cepat.
  3. Gunakan Logika
    Tidak semua soal membutuhkan perhitungan rumit. Terkadang, jawaban bisa ditemukan dengan menggunakan logika sederhana.
  4. Manajemen Waktu
    Tes ini biasanya dibatasi waktu. Latih diri Anda untuk mengerjakan soal dengan cepat dan tepat.
  5. Perbanyak Latihan
    Semakin sering Anda berlatih, semakin familiar Anda dengan tipe soal yang muncul.

Contoh Soal Penalaran Numerik dan Pembahasannya

1. Deret Angka Kompleks

Soal deret angka menguji kemampuan mengenali pola dalam urutan angka yang lebih kompleks dibandingkan dengan soal standar.

Contoh Soal:

2, 6, 12, 20, 30, ?

Pembahasan:

  • Perhatikan pola pertambahan angka:
    • 6 - 2 = 4
    • 12 - 6 = 6
    • 20 - 12 = 8
    • 30 - 20 = 10
  • Pola bilangan yang bertambah adalah +2 (4, 6, 8, 10, ...).
  • Angka selanjutnya adalah 30 + 12 = 42.

Jawaban: 42

 

2. Logika Matematika (Pola dan Relasi)

Soal ini menguji kemampuan menganalisis hubungan angka berdasarkan pola logis.

Contoh Soal:

Jika 3A + 2B = 26 dan 5A - B = 19, maka berapakah nilai A dan B?

Pembahasan:

  • Kita punya dua persamaan:
    1. 3A + 2B = 26
    2. 5A - B = 19
  • Langkah pertama: eliminasi B.
  • Kalikan persamaan (2) dengan 2:
    • 10A - 2B = 38
  • Tambahkan dengan persamaan (1):
    • 3A + 2B + 10A - 2B = 26 + 38
    • 13A = 64
    • A = 64/13 ≈ 4.92 (dibulatkan 5 jika hanya bilangan bulat diperbolehkan)
  • Substitusi A = 5 ke persamaan (2):
    • 5(5) - B = 19
    • 25 - B = 19
    • B = 6

Jawaban: A = 5, B = 6

 

3. Aritmetika Sosial

Soal ini menguji pemahaman dalam konsep perhitungan sehari-hari seperti diskon, keuntungan, dan persentase.

Contoh Soal:

Sebuah barang dijual dengan harga Rp120.000 setelah mendapat diskon 20%. Berapa harga awal barang sebelum didiskon?

Pembahasan:

  • Harga setelah diskon = Harga awal × (100% - 20%)
  • 120.000 = Harga awal × 80%
  • Harga awal = 120.000 / 0.8 = Rp150.000

Jawaban: Rp150.000

 

4. Perbandingan dan Skala

Soal ini berkaitan dengan rasio dan proporsi dalam berbagai situasi.

Contoh Soal:

Diketahui perbandingan usia Andi dan Budi adalah 3:5. Jika jumlah usia mereka 40 tahun, berapa usia masing-masing?

Pembahasan:

  • Misal usia Andi = 3x dan usia Budi = 5x
  • 3x + 5x = 40
  • 8x = 40
  • x = 5
  • Usia Andi = 3(5) = 15 tahun
  • Usia Budi = 5(5) = 25 tahun

Jawaban: Andi 15 tahun, Budi 25 tahun

 

5. Soal Logika dengan Diagram Venn

Soal ini sering muncul dalam bentuk himpunan dan diagram Venn.

Contoh Soal:

Dalam sebuah kelas terdapat 40 siswa. 25 siswa suka matematika, 18 siswa suka fisika, dan 10 siswa suka keduanya. Berapa siswa yang tidak suka keduanya?

Pembahasan:

  • Gunakan rumus himpunan:
    • Total = Suka Matematika + Suka Fisika - Suka Keduanya + Tidak Suka Keduanya
    • 40 = 25 + 18 - 10 + Tidak Suka Keduanya
    • Tidak Suka Keduanya = 40 - 33 = 7 siswa

Jawaban: 7 siswa

Menghadapi soal HOTS dalam tes AKPOL membutuhkan latihan yang intensif dan pemahaman konsep yang kuat. Kunci utama adalah berpikir kritis, memahami pola, serta mengerjakan soal dengan metode yang efisien.

Tips Sukses:

✅ Pahami pola soal yang sering muncul. 

✅ Gunakan teknik eliminasi dan substitusi dalam penyelesaian soal aljabar. 

✅ Gunakan logika dalam menganalisis soal yang berhubungan dengan pola angka. 

✅ Latih kecepatan dalam mengerjakan soal untuk efisiensi waktu.

Semoga artikel ini membantu Anda dalam persiapan menghadapi tes numerik AKPOL! 💪🔥

Call to Action:

  • Tersedia Paket Tryout Online Lengkap Persiapan Masuk Akademi, Bintara dan Tamtama TNI/Polri dengan harga terjangkau.

Uji kemampuanMu disini!

Klik link ini! https://stoodee-champ.com/